LB LIA IMAM BONJOL, Jl. Imam Bonjol 180 C-D Phone (024) 351 4800/4900 LB LIA Tembalang, Jl. Ngesrep Timur No 27 Phone (024) 769 18185

TIP/TRICK#7:READING COMPREHENSION

Bagian Reading Comprehension secara umum mirip dengan bagian Listening Comprehension dalam arti bahwa Reading dan Listening keduanya adalah ketrampilan bahasa (language skill). Sebuah ketrampilan mensyaratkan adanya otomatisasi yang berasal dari pengulangan. Dengan demikian, syarat mutlak agar mampu menguasai bagian ini adalah dengan membiasakan membaca text dalam bahasa Inggris.

Mari kita lihat beberapa cara pandang tentang “Reading” (dalam konteks untutk tes) yang perlu kita jajagi lagi:

  • Membaca adalah menerjemahkan kata per kata                                         Pemahaman ini tidak sepenuhnya salah. Namun demikian, pemahaman ini dapat menghambat kemampuan (dan rasa suka) membaca. Dalam prakteknya, memahami sebuah bacaan bukan berarti “telah membaca semua baris dalam bacaan”. Dalam proses membaca, kita hanya perlu memahami kata kata kunci yang mendukung pemahaman inti bacaan yang kadang terletak di baris tertentu. Ini adalah aplikasi dari ketrampilan “skimming”.
  • Membaca adalah menebak. Boleh menebak dong? Tentu saja proses membaca tidak lepas dari keaktifan otak kita dalam menebak, menghubungkan yang kita pahami dengan yang belum kita pahami, menggunakan gambar dan simbol untuk mengerti isi, dan menghubungkan informasi yang kita tahu. Kita adalah seekor burung elang yang melayang ratusan meter di atas permukaan tanah. Untuk menemukan sasaran kita, mata elang harus dapat membedakan bentuk bentuk yang dikenali di ketinggian tanpa perlu turun ke bawah……………..
  • Membaca adalah menelusuri kata baris per baris.                                      Mengingat terbatasnya waktu yang tersedia untuk mengerjakan tes, maka jelas kita harus menerapkan strategi yang tepat untuk menghadapai sebuah bacaan. Jelas tidak cukup waktu untuk menelusuri bacaan baris per baris. Namun apabila hal ini dimaksudkan untuk mengerti organisasi bacaan, maka harus dilakukan dengan cepat. Tepatnya bukan “reading” tapi “browsing”. Jadi tidak kaku harus tepat baris per baris. Kita “menyapu” bacaan sesuai dengan “peripheral vision” kita: kemampuan dua mata kita mencakup lebar pandangan, mirip dengan sinar senter saat menyapu kegelapan. Kita “bisa” membaca dengan lebih teliti kata per kata dalam beberapa baris tertentu HANYA untuk melokalisir informasi khusus secara detil. Ini merupakan aplikasi dari “scanning”
  • Membaca adalah memahami arti seluruh kata yang ada. Tentu saja!! Tapi hal itu mensyaratkan kemampuan bahasa Inggris yang sudah bagus. Bagaimana bila kemampuan kita masih kurang? Bukankah ada beberapa soal yang mengujikan arti kata? Walau idealnya kemampuan kosa kata kita harus mencukupi, namun proses membaca adalah proses mengetahui isi bacaan. Walaupun kita hanya menguasai 50% kosa kata, kita masih “bisa” memperoleh inti bacaan. Fokusnya pada “what is it about”. Jangan terjebak dengan kata kata tertentu. Bila tidak mengerti, coba tebak dari konteks dan pola kalimatnya. Tentu saja, hal ini menuntut ketrampilan ….jadi banyaklah berlatih!!!Ini adalah aplikasi ketrampilan “Guessing meaning from the context”.

Terlepas dari pemahaman umum tentang membaca di atas, kita perlu memahami pula “Reading skills” yang dapat digunakan. Tanpa “Reading skills” yang memadai tentunya “Reading kills”!!

Nantikan postingan selanjutnya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to top